Waktu muda, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) berguru ngaji di Pesantren Lirboyo, Kediri.
Satu kali, ia pulang kampung ke Rembang dalam keadaan gondrong. Rupanya, tak ada gunting yang sanggup memotong rambutnya.
Sang ayah, Kyai Bisri Mustofa (alm) tentu gusar dengan anaknya yang tidak konsentrasi pada ngaji, tetapi malah mempelajari kesaktian macam itu.
Tapi alih-alih naik darah, Kyai Bisri hanya mengambil gunting, lalu kres, kres, kres, kesaktian Mustofa pun berhasil ditaklukkan.
Sambil memotong rambut anaknya, Kyai
Bisri bilang, "Bapak yang sudah lama ngaji saja, baru jadi kyai. Masak kamu baru ngaji sebentar sudah jadi wali..."
Sumber: http://intisari-online.com/read/mati-guyon-cara-pesantren-bag.-2-dari-3
No comments:
Post a Comment